Blogroll

Selasa, 19 April 2016

KONSEP SUBNETTING

KONSEP SUBNETTING

     Menurut Romi Satria Wahono, kita dapat menggunakan beberapa ilustrasi dan analogi yang sudah kita kenal disekitar kita untuk menjelaskan mengenai apa itu subnetting. Berikut ini kita akan menggunakan analogi sebuah jalan, Jalan Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah dengan urutan nomor 01-08. Rumah no 08 adalah rumah ketua RT setempat yang bertugas mengumumkan informasi apapun kepada seluruh rumah yang ada di jalan tersebut. 

     Untuk memecah kemacetan yang ada akibat jumlah rumah yang semakin banyak di lingkungan tersebut maka dibuatlah gang-gang baru dan rumah yang masuk ke area gang di berikan no rumah baru, mereka juga memiliki ketua RT di masing-masing gang nya. Konsep seperti itulah yang merupakan konsep subnetting. 
berikut ini adalah gambar dari gang tersebut:
     Selanjutnya, untuk mempermudah pengelolaan contohnya seperti pada sebuah kantor yang ingin membagi kerja nya menjadi 3 divisi, pada masing-masing divisi akan memiliki 15 komputer (host). Maka untuk mengoptimalkan kerja jaringan, karena jalurnya yang tidak terpusat pada satu Network besar, namun terbagi ke dalam gang-gang yang ada. Yang pertama adalah analogi Jl Gatot Subroto yang rumah disekitarnya dapat diterapkan untuk jaringan  seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST ADDRESS (nomer rumah). Sedangkan Ketua RT nya diperankan oleh BROADCAST ADDRESS (192.168.1.255), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network tersebut.
Dan untuk selanjutnya kita terapkan kepada subnetting jaringan, GANG merupakan subnet dan masing-masing subnet memiliki Host Address dan Broadcast Address.

sumber : http://romisatriawahono.net/2006/02/10/memahami-konsep-subnetting-dengan-mudah/

Selasa, 12 April 2016

ALGORITMA DIJKSTRA

     Algoritma Dijkstra, (dinamai menurut penemunya, seorang ilmuwan komputer, Edsger Dijkstra), adalah sebuah algoritma rakus (greedy algorithm) yang dipakai dalam memecahkan permasalahan jarak terpendek (shortest path problem) untuk sebuah graf berarah (directed graph) dengan bobot-bobot sisi (edge weights) yang bernilai tak-negatif. Dalam pengertian lain  Algoritma Dijkstra adalah salah satu metode untuk memecahkan masalah pencarian rute terpendek. Algoritma ini biasanya diterapkan pada sebuah aplikasi pencari rute jalan yang terdekat dari suatu daerah ke daerah lainnya.





Untuk bisa menerapkan algoritma ini dibutuhkan beberapa data yang harus disiapkan, yaitu :

  1. Beberapa Titik/simpul/daerah, titik/simpul/daerah yang bisa dijangkau secara langsung, dan juga jarak antara mereka.
  2. Titik/simpul/daerah awal.
  3. Titik/simpul/daerah tujuan.
Jika dicontohkan dengan gambar grafik akan seperti ini :



      Titik A adalah titik awal dan titik F adalah titik tujuan. Kemudian kita akan mencari rute manakah yang harus dilewati dan memilik total jarak yang paling dekat. Untuk bisa mendapatkan rute itu, maka grafik diatas ditambahkan beberapa kotak untuk mengisi beberapa label. Seperti ini :





      Penjelasannya adalah : 





      Setelah itu ada beberapa langkah yang harus dilakukan, yaitu :

      1. Mengisi kotak label pada titik awal dengan label urutan 1 dan label jarak 0.
      2. Menetapkan label jarak sementara untuk semua titik yang dapat dihubungi langsung dari awal.
      3. Pilih titik dengan label jarak sementara terkecil dan menuliskan nilainya di label jarak, serta tambahkan label urutan-nya.
      4. Masukan label jarak sementara pada setiap titik yang belum memiliki label urutan dan label jarak dan dapat dihubungi langsung dari titik yang baru saja ditulis label jarak dan label urutan-nya. nilainya diisi dengan total dari label jarak dari titik sebelumnya dan jarak dari titik tersebut. Jika label jarak sementara di titik tersebut sudah memiliki nilai, maka harus diganti hanya jika nilai yang baru lebih kecil.
      5. Pilih titik dengan label jarak sementara terkecil dan menggunakan label jarak sementara-nya sebagai label jarak dari titik tersebut, serta tambahkan label urutan-nya.
      6. Ulangi langkah 4 dan 5 hingga titik tujuan memiliki label jarak dan label urutan.

      Maka pada langkah pertama adalah Mengisi kotak label pada titik awal dengan label urutan 1 dan label jarak 0.





      Kemudian mengisi label jarak sementara titik yang dapat dihubungi langsung dari titik A yakni titik BC, dan E.





      Maka yang terpilih adalah titik B karena memiliki label jarak sementara terkecil, dan mengisi nilai label jarak-nya sama dengan label jarak sementara serta memberikan label urutan-nya.





      Selanjutnya mengisi label jarak sementara titik yang belum memiliki label jarak dan dapat dihubungi langsung dari titik B yakni hanya titik C. Label jarak sementara titik C diisi dengan total jarak dari titik A sampai ke titik C yang melalui titik B, yakni 4 + 2 = 6. Namun sebelumnya nilai label jarak sementara-nya titik C sudah ada dan lebih kecil (5), jadi label jarak sementara-nya tidak diganti dan tetap bernilai 5.

      Langkah selanjutnya adalah memilih label jarak sementara terkecil. Karena titik E dan titik C memiliki label jarak sementara yang sama yakni 5, maka bisa memilih salah satu dari kedua titik tersebut. Misalkan titik C yang dipilih, maka berikan label jarak dan label urutan-nya.





      Kemudian titik yang dapat dihubungi secara langsung dari titik dan belum memilik label jarak adalah titik E dan D. Titik E => 5 + 1 = 6, lebih besar jika dibandingkan dengan nilai label jarak sementara yang dimiliki oleh titik sebelumnya (5), maka nilai 6 diabaikan dan tetap diisi 5. Titik D => 5 + 2 = 7, maka langsung saja label jarak sementara titik D diisi dengan 7.





      Selanjutnya titik E terpilih karena memiliki label jarak sementara terkecil. Berikan label jarak dan label urutan-nya.





      Dan titik F dan adalah titik yang dapat dihubungi secara langsung dari titik dan belum memilik label jarak. Titik F => 5 + 3 = 8 dan langsung diisikan kedalam label jarak sementara-nya. sedangkan titik D => 5 + 1 = 6 dan lebih kecil dari pada nilai sebelumnya yaitu 7, maka nilai label jarak sementara-nya diganti dengan 6.





      Maka titik D terpilih karena memiliki label jarak sementara terkecil. Berikan label jarak dan label urutan-nya.





      Titik F adalah titik terakhir yang dapat dihubungi secara langsung dari titik dan belum memilik label jarak serta merupakan titik tujuanTitik F => 6 + 1 = 7 dan lebih kecil dari pada nilai sebelumnya yaitu 8, maka nilai label jarak sementara-nya diganti dengan 7.





      Karena titik F adalah stu-satunya titik terakhir yang belum mempunyai label jarak dan label urutan. maka lansung saja berikan nilai label jarak dan label urutan-nya. Dengan begitu titik tujuan sudah memiliki label jarak dan label jarak sementara.






      Cara mengetahui rute yang harus dilewati ;


      • Untuk mengetahui rute manakah yang harus dilewati adalah dengan menelusuri kembali dari titik tujuan ke titik awal. tuliskan label jarak di samping setiap titik.





      • Titik mana sajakah yang dapat dihungi langsung dari titik F ?, Yakni titik dan D. maka, untuk menentukan titik manakah yang seharusnya dilewati adalah dengan cara mengurangkan label jarak titik dengan jaraknya ke titik tujuan serta label jarak titik tersebut. jika hasilnya kurang dari 0 maka titik tersebut tidak layak untuk dilewati, dan jika hasilnya lebih dari 0 serta lebih mendekati 0 maka titik tersebut yang seharusnya dilewati.

      Langkah pertama :





      Langkah kedua :





      Langkah ketiga :





      • Dengan begitu diketahui rute yang harus dilewati dan memiliki jarak terpendek dari titik A menuju titik F adalah A -> E -> D -> F




      sumber :
      See more at: http://achmad-asrori.blogspot.co.id/2013/01/algoritma-dijkstra.html#sthash.jMCEksFk.dpuf
      https://id.wikipedia.org/wiki/Algoritma_Dijkstra

      Sabtu, 09 April 2016

      PERKEMBANGAN MEDIA SOSIAL

      MEDIA SOSIAL


      A. Pengertian Media Sosial

           Media sosial adalah sebuah media online dengan para penggunanya dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan dapat menciptakan isi yang berupa blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Pendapat lain mengatakan bahwa media sosial adalah media online yang mendukung interaksi sosial dan media sosial itu sendiri menggunakan menggunakan teknologi yang berbasis web yang dapat mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif.

      B. Perkembangan Media Sosial

          Perkembangan media sosial yang semakin pesat tidak hanya terjadi pada negara-negara maju saja, di negara berkembang seperti tanah air kita ini, Indonesia saja banyak sekali user atau pengguna sosial media dan perkembangan yang pesat ini bisa menjadi pengganti peran media massa atau konvensional dalam menyebarkan berita atau informasi. Selain itu, Indonesia menempati peringkat ke 5 di dunia dalam pengguna akun twitter. selain unttuk membagi informasi, media sosial maupun internet juga dapat dijadikan sebagai suatu kegiatan bisnis, seperti membuka toko online dll.



      Berikut ini adalah sejarah mengenai media sosial ;
      •  Awal mula terbentuknya sosial media terjadi pada tahun 1978 dari penemuan sistem papan buletin, yang dapat memungkinkan kita untuk mengunggah, atau mengunduh informasi, dapat berkomunikasi dengan mengunakan surat elektronik yang koneksi internetnya masih terhubung dengan saluran telepon dengan modem. Sistem papan buletin ini ditemukan oleh Ward Christensen dan Randy Suess yang keduanya adalah sesama pecinta dunia komputer.  Perkembangan sosial media pertaman kali dilakukan melalui pengiriman surat elektronik pertama oleh peneliti ARPA ( Advanced Research Project Agency) pada tahun 1971.
      • 1995 Kelahiran dari situs GeoCities, situs ini melayani Web Hosting yaitu layanan penyewaan penyimpanan data - data website agar halaman website tersebut bisa di akses dari mana saja, dan kemunculan GeoCities ini menjadi tonggak dari berdirinya website - website lain.
      • 1997 Muncul situs jejaring sosial pertama yaitu Sixdegree.com walaupun sebenarnya pada tahun 1995 terdapat situs Classmates.com yang juga merupakan situs jejaring sosial namun, Sixdegree.com di anggap lebih menawarkan sebuah situs jejaring sosial di banding Classmates.com
      • 1999 Muncul situs untuk membuat blog pribadi, yaitu Blogger. situs ini menawarkan penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri. sehingga pengguna dari Blogger ini bisa memuat hal tentang apapun. termasuk hal pribadi ataupun untuk mengkritisi pemerintah. sehingga bisa di katakan blogger ini menjadi tonggak berkembangnya sebuah Media sosial.
      • 2002 Berdirinya Friendster, situs jejaring sosial yang pada saat itu menjadi booming, dan keberadaan sebuah media sosial menjadi fenomenal.
      • 2003 Berdirinya LinkedIn, tak hanya berguna untuk bersosial, LinkedIn juga berguna untuk mencari pekerjaan, sehingga fungsi dari sebuah Media Sosial makin berkembang.
      • 2003 Berdirinya MySpace, MySpace menawarkan kemudahan dalam menggunakannya,sehingga myspace di katakan situs jejaring sosial yang user friendly.
      • 2004 Lahirnya Facebook, situs jejaring sosial yang terkenal hingga sampai saat ini, merupakan salah satu situs jejaring sosial yang memiliki anggota terbanyak.
      • 2006 Lahirnya Twitter, situs jejaring sosial yang berbeda dengan yang lainnya, karena pengguna dari Twitter hanya bisa mengupdate status atau yang bernama Tweet ini yang hanya di batasi 140 karakter.
      • 2007 Lahirnya Wiser, situs jejaring social pertama sekali diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Bumi (22 April) 2007. Situs ini diharapkan bisa menjadi sebuah direktori online organisasi lingkungan seluruh dunia termasuk pergerakan lingkungan baik dilakukan individu maupun kelompok.
      • 2011 Lahirnya Google+, google meluncurkan situs jejaring sosialnya yang bernama google+, namun pada awal peluncuran. google+ hanya sebatas pada orang yang telah di invite oleh google. Setelah itu google+ di luncurkan secara umum.
      C. Fungsi dan Peran Media Sosial
      1. Fungsi Media Sosial
           Ketika kita mendefinisikan media sosial sebagai sistem komunikasi maka kita harus mendefinisikan fungsi-fungsi terkait dengan sistem komunikasi, yaitu :
      a.       Administrasi
      Pengorganisasian proofil karyawan perusahaan dalam jaringan sosial yang relevan dan relatif dimana posisi pasar anda sekarang. Pembentukan pelatihan kebijakan media sosial, dan pendidikan untuk semua karyawan pada penggunaan media sosial. Pembentukan sebuah blog organisasi dan integrasi  konten dalam masyarakat yang relevan. Riset pasatr untuk menemukan dimana pasar anda.
      b.      Mendengarkan dan Belajar
      Pembuatan sistem pemantauan untuk mendengar apa yang pasar anda inginkan, apa yang relevan dengan mereka.
      c.       Berpikir dan Perencanaan
      Dengan melihat tahap 1 dan 2, bagaimana anda akan tetap didepan pasar dan begaimana anda berkomunikasi ke pasar. Bagaiman teknologi sosial meningkatkan efisiensi operasional hubungan pasar.
      d.      Pengukuran
      Menetapkan langkah-langkah efektif sangat penting untuk mengukur apakah metode yang digunakan, isi dibuat dan alat yang anda gunakan efektif dalam meningkatkan posisi dan hubungan pasar anda.
      2. Peran Media Sosial
          Media sosial merupakan salah satu alat promosi bisnis yang efektif karena dapat di akses oleh siapa saja, sehingga jaringan koneksi nya menjadi lebih luas. Media sosial menjadi bagian yang sangat diperlukan oleh masyarakat khususnya dibagian pemasaran dalam sebuah usaha atau perusahaan dan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau pelanggan dan klien. Media sosial seperti blog, facebook, dan youtube memiliki sejumlah manfaat bagi perusahaan dan media konvensional seperti media cetak dan TV, hingga brosur dan selebaran.


        Sumber :
      http://mitawijayanti12.blogspot.co.id/2015/02/perkembangan-teknologi-                                                                           komunikasi-media.html
      http://www.academia.edu/9309580/Perkembangan_Sosial_Me
      http://sugikshare.blogspot.co.id/2013/10/sejarah-sosial-media-dan-                                                                                     perkembangan.html